MAKALAH S I A
(SISTEM INFORMASI AKUNTANSI)
(SISTEM INFORMASI AKUNTANSI)
Nama : DILIYANA
YUSUF
NPM : 33109726
Kelas : 3 DB 03
diliyanayusuf@gmail.com
KATA PENGANTAR
Kata pengantar Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas system
informasi akuntansi , dan juga dapat menambah pengetahuan untuk para mahasiswa.
materi makalah ini adalah penipuan dan pengamanan komputer. Karena banyak
sekali penipuan yang terjadi di sekitar kita namun kita masih kurang tahu akan
masalah penipuan komputrer ini, di makalah ini dijelaskan juga bagaimana cara
penanganan pengamanan computer. Penyusunan makalah ini belum sempurna baik dari
segi isi maupun bahasa. Semoga makalah ini bermanfaat bagi para semua pembaca.
Penulis
Diliyana Yusuf
FLOW CHAT PEMBELIAN

Penipuan dan Pengamanan Komputer
Penipuan dan pengamanan komputer Proses penipuan Tiga
karakteristik penipuan:
• The theft of something
• The conversion to cash
• The concealment
Cara yang umum dan
efektif untuk menyembunyikan suatu pencurian adalah untuk membebankan item yang
dicuri kesuatu akun biaya,cara lain untuk menyembunyikan asset adalah dengan
cara gali lubang tutup lubang (lapping). Pada skema kiting, pelaku menutupi pencuriannya
dengan cara menciptakan uang melalui transfer uang antar bank.
Sebab – sebab terjadinya penipuan penelitian menunjukkan
bahwa terdapat tiga kondisi yang biasanya terjadi sebelum terjadinya penipuan
yaitu:
A. tekanan atau motif
b. Dilihat dari tekanan pekerjaan
yaitu gaji yang rendah, tidak adanya pengakuan atas kinerja, ketidak puasan
atas pekerjaan, dan rasa takut akan kehilangan pekerjaan.
c. Tekanan lainnya yaitu tantangan,tekanan
keluarga/rekan kerja,ketidak stabilan emosi,kebutuhan akan kekuasaan dan harga
diri/ambisi yang berlebihan. - Peluang Peluang adalah kondisi atau situasi yang
memungkinakan seseorang untuk melakukan dan menutupi suatu tindakan yang tidak
jujur.
Peluang seringkalo berasal dari kurangnya pengendalian
internal,peluang paling umum menimbulkan penipuan.berasal dari kegagalan
perusahaan untuk menjalankan system pengendalian. - rasionalisasi kebanyakan
pelaku penipuan mempunyai alas an atau rasionalisasi yang membuat mereka merasa
perilaku yang illegal tersebut sebagai sasuatu yang wajar. Berikut adalah
sebagian dari rasionalisasi yang paling sering digunakan: Pelaku “hanya
meminjam” asset yang dicuri Apa yang saya lakukan tidak seserius itu. Penipuan
komputer Department kehakiman Ameriak Serikat mendefinisikan computer sebagai
tinfak illegal apapun yang membutuhkan pengetahuan teknologi computer untuk
melakukan tindakan awal penipuan, penyelidikan atau pelaksanaannya.contoh:
pencurian, penggunaan,akses,modifikasi,penyalinan,perusakan software atau data
secara tidak sah.
Peningkatan Penipuan Komputer :
1. Tidak semua orang setuju tentang hal-hal yang termasuk
penipuan computer.
2. Banyak penipuan computer yang tidak terdeteksi. Pada
suatu hari, FBI memperkirakan bahwa hanya 1 persen dari seluruh kejahatan
computer yang terdeteksi, yang lainnya memperkirakan antara hingga 5 hingga 20
persen.
3. Sekiar 80 hingga
90 persen penipuan yang terungkap, tidak dilaporkan. Hanya industry perbankan
yang disyaratkan oleh peraturan untuk melaporkan seluruh jenis penipuan.
4. Sebagian jaringan memliki tingkat keamanan yang rendah.
5. Banyak halaman
dalam internet yang memeberikan instruksi per lngkah tentang bagaimana memulai
kejahatan dan melakukan penyalahgunaan computer.
6. Organisasi-organisasi yang melacak penipuan komputer memperkirakan
bahwa 80% usaha di Ameriak Serikat telah menjadi korban paling tidak sati
insiden penipuan computer dengan biaya mencapai $10 miliar pertahun Penipuan
dan teknik penyalahguanaan computer .
Beberapa teknik penipuan dan penyalahgunaan computer:
- Internet misinformation and terrorism (informasi yang
salah diinternet dan terorisme internet)
- Logic time bomb (bom waktu logika)
- Masquerading or impersonation (menyamar atau meniru)
- Password cracking (penjebolan password)
- Piggybacking (menyusup)
- Round-down (pembuatan kebawah)
- Salami technique (teknik salami)
- Software privacy (pembajakn software)
- Scavenging (pencarian)
- Social engineering
(rekayasa social)
Referensi : - Romney, Marshall B., Sistem Informasi
Akuntansi, Edisi 9, Buku 1, Salemba Empat, Jakarta -
http://dwisetiyono23.blogspot.com/2011/11/makalah-sia-penipuan-dan-pengamanan.html
Teknologi
informasi
Teknologi informasi memungkinkan organisasi dengan mudah
mengumpulkan informasi tentang pegawai dalam jumlah besar. Diskusikan isu-isu
berikut ini :
1. Sejauh mana manajemen seharusnya mengawasi email pegawai?
2. Sejauh mana manajemen seharusnya mengawasi website yang
dikunjungi pegawai?
3. Sejauh mana manajemen seharusnya mengawasi kinerja
pegawai, dengan contohnya menggunakan software untuk menelusuri key stoke
perjamnya. atau dengan unit waktu lainnya? Apabila informasi seperti itu
dikumpulkan, bagaimana seharusnya pemakaiannya?
4. Haruskah perusahaan mempergunakan software untuk secara
elektronik menghapus jejak email?
5. Dalam situasi apa
dan untuk siapa sebuah perusahaan dapat menyebabkan informasi yang dikumpulkan
tentang orang-orang yang mengunjungi website mereka?
.. . .JawabaN . . ..
1. manajemen
diharuskan mempunyai account pegawai, supaya manajemen bisa mengawasi kegiatan
pegawai.
2. manajemen bisa menggunakan web search engine spam, karna
dapat memudahkan manajemen untuk melihat dan mengawasi wub-web apa saja yang
telah dikunjungi pegawai,
3. Key perfomance
Indicators (KPI) digunakan untuk mengelola kinerja para pegawai yang didalamnya
termasuk juga dalam reward system atau bonus, gaji, dll. Periode pengukuran
bisa setiap bulan atau 3 bulan sekali. kinerja KPI juga harus semakin baik,
4. sebaiknya tidak harus menghapus jejak email, karna jejak
email sangatlah mudah untuk di hapus,
5. situasi suatu
perusahaan sedang melakukan promosi atau memberikan informasi-informasi tentang
perusahaan dan informasi diberikan kepada pegawai dan pengunjung website.
E-COMMERCE
E-Commerce adalah Elektronic Commerce merupakan proses jual
beli barang, jasa, maupun pemasaran dengan penggunaan Internet untuk belanja
online, seperti untuk belanja produk dan jasa, dengan kata lain dagang secara
elektronik E-Commerce mempunyai beberapa tipe, yaitu : 1. B2B (Business To
Businnes) 2. C2B (Consumer To Business) 3. C2C (Consumer To Consumer) 4. B2C
(Business To Consumer) 5. Non Business E-Commerce 6. Intrabusiness E-Commerce
memulai e-commerce ini tidak sulit, tinggal punya hosting dan domain e-commerce
pun dapat dimulai, bahkan dengan blog pun bisa diterapkan e-commerce. Kelebihan
E-Commerce adalah dapat mengurangi biaya pengiklanan serta efektif untuk jangka
panjang, anda juga dapat melakukan bisnis walaupun dengan modal yang kurang.
sementara itu Kelemahan E-Commerce, mungkin sewaktu-waktu anda sebagai owner
e-commerce dapat diserang oleh cybercrime, cara pembayaran yang mungkin bagi
orang awan terlalu rumit.
E-dagang atau e-commerce merupakan
bagian dari e-business, di mana cakupan e-business lebih luas, tidak hanya
sekedar perniagaan tetapi mencakup juga pengkolaborasian mitra bisnis,
pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll. Selain teknologi jaringan www,
e-dagang juga memerlukan teknologi basisdata
atau pangkalan
data (databases), e-surat atau surat elektronik
(e-mail), dan bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem
pengiriman barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
Faktor
kunci sukses dalam e-commerce
Dalam banyak kasus, sebuah
perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya mengandalkan kekuatan
produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang handal, pengiriman yang
tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi bisnis yang baik,
jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang bagus, beberapa
faktor yang termasuk:
- Menyediakan harga kompetitif
- Menyediakan jasa pembelian yang tanggap, cepat, dan ramah.
- Menyediakan informasi barang dan jasa yang lengkap dan jelas.
- Menyediakan banyak bonus seperti kupon, penawaran istimewa, dan diskon.
- Memberikan perhatian khusus seperti usulan pembelian.
- Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari pelanggan, dan lain-lain.
Masalah
e-commerce
- Penipuan dengan cara pencurian identitas dan membohongi pelanggan.
- Hukum yang kurang berkembang dalam bidang e-commerce ini.
E-BUSINESS
E – Business “Electronic Business”
E-business adalah Electronic Business adalah sebagai kegiatan bisnis yang
dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi
komputer. merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan
teknologi Internet. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan
dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih
efisien dan fleksibel. Dalam hal ini, E-business meliputi segala macam fungsi
dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, value chain: pembelian secara
elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain
management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada
pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-bisnis memberi kemungkinan
untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik
lewat web, Internet, intranet, extranet atau kombinasi di antaranya
Keuntungan konsep bisnis ini adalah
:
1. Mampu mengembangkan bisnis secara
mandiri menggunakan teknologi informasi.
2. mampu meningkatkan pemasaran
suatu perusahaan dengan menggunakan teknologi informasi
- Fokus. Produk-produk yang dijual di internet harus menjadi bagian yang fokus dari masing-masing manajer produk.
- Banner berupa teks, karena respons yang diperoleh dari banner berupa teks jauh lebih tinggi dari banner berupa gambar.
- Ciptakan 2 level afiliasi. Memiliki distributor penjualan utama dan agen penjualan kedua yang membantu penjualan produk/bisnis.
- Manfaatkan kekuatan e-mail. E-mail adalah aktivitas pertama yang paling banyak digunakan di Internet, maka pemasaran dapat dilakukan melalui e-mail atas dasar persetujuan.
- Menulis artikel. Kebanyakan penjualan adalah hasil dari proses edukasi atau sosialisasi, sehingga produk dapat dipasarkan melalui tulisan-tulisan yang informatif.
- Lakukan e-Marketing. Sediakan sebagian waktu untuk pemasaran secara online.
- Komunikasi instan. Terus mengikuti perkembangan dari calon pembeli atau pelanggan tetap untuk menjaga kepercayaan dengan cara komunikasi langsung.
Masalah Keamanan e-Business
Kerahasiaan dan Pribadi
Kerahasiaan adalah sejauh mana suatu bisnis menyediakan informasi pribadi yang tersedia untuk bisnis lain dan individu lain.[4] Bisnis apapun harus menjaga kerahasiaan informasi agar tetap aman dan hanya dapat diakses oleh penerima yang dimaksud. Untuk menjaga informasi tetap aman dan terjaga, setiap catatan transaksi dan berkas lain perlu dilindungi dari akses yang tidak sah, serta memastikan transmisi data dan penyimpanan informasi yang aman. Cara enkripsi dan firewall adalah yang mengatur sistem ini.[5]Keabsahan Data
Transaksi e-Business memiliki tantangan yang lebih besar untuk membangun keabsahan karena data dari internet sangat mudah untuk diubah dan disalin. Kedua belah pihak yang terkait dalam
e-Business
sama-sama ingin memastikan keaslian masing-masing rekan, terutama jika salah
satu pihak akan melakukan pemesanan dan transaksi pembayaran elektronik. Salah
satu cara yang umum untuk memastikan hal ini adalah dengan membatasi akses ke
jaringan Internet dengan menggunakan teknologi Virtual
Private Network.
Pembuktian keabsahan yang lebih rumit adalah dengan adanya kata kunci rahasia
atau pin, kartu kredit, dan pengenalan suara. Sebagian besar transaksi e-Business
diverifikasi dengan memeriksa kartu kredit dan nomor kartu kredit pembeli.[5]
Kontrol Akses
Ketika suatu sumber data dan informasi elektronik hanya terbatas pada beberapa individu yang berwenang, pelaku bisnis dan pelanggannya harus memiliki jaminan bahwa tidak ada orang lain dapat mengakses informasi tersebut. Ada beberapa teknik untuk mengatur kontrol akses ini, yaitu firewall, hak akses, identifikasi pengguna dan teknik otentikasi (seperti password dan sertifikat digital), Virtual Private Network (VPN), dan banyak lagi.[5]Solusi Keamanan
Ketika datang ke solusi keamanan, ada beberapa tujuan utama yang harus dipenuhi. Tujuan ini adalah data integritas, otentikasi kuat, dan privasi.
Sistem
pengendalian
sistem
informasi,komputer dan SIA
Mencapai keamanan dan pengendalian yang
memadai atas sumber daya informasi organisasi, harus menjadi prioritas pihak
manajemen puncak. Oleh karena sistem informasi berkembang, begitu pula dengan
sistem pengendalian internal. Ketika bisnis bergeser dari sistem manual ke
sistem komputer utama, pengendalian baru harus dikembangkan untuk menurunkan
atau mengendalikan risiko yang dibawa oleh sistem informasi berdasarkan
komputer yang baru ini. Oleh karena adanya pergeseran ke lingkungan e-commerce
berdasarkan Internet, pengendalian baru perlu dikembangkan untuk mengendalikan
munculnya risiko-risiko baru.
Untungnya, perkembangan dalam sistem
informasi dan dalam TI juga memberikan kesempatan bagi organisasi untuk
meningkatkan pengendalian internalnya.
Apa yang Terdapat dalam Sistem Andal?
Ada 4 prinsip secara umum untuk
menetapkan apakah suatu sistem andal atau tidak, yaitu:
1. Ketersediaan (availability). Sistem
tersebut tersedia untuk dioperasikan dan digunakan dengan mencantumkannya pada
pernyataan atau perjanjian tingkat pelayanan.
2. Keamanan (security). Sistem dilindungi
dari akses fisik maupun logis yang tidak memiliki otorisasi. Hal ini akan
membantu mencegah: a) penggunaan yang tidak sesuai, pemutarbalikan,
penghancuran atau pengungkapan informasi dan software, serta, b) pencurian
sumber daya sistem.
3. Dapat dipelihara (maintainability).
Sistem dapat diubah apabila diperlukan tanpa mempengaruhi ketersediaan,
keamanan, dan integritas sistem. Hanya perubahan dokumen yang memiliki
otorisasi dan teruji sajalah yang termasuk dalam sistem dan data terkait. Bagi
seluruh perubahan yang telah direncanakan dan dilaksanakan, harus tersedia
sumber daya yang mengelola, menjadwalkan, mendokumentasikan, dan
mengkomunikasikan perubahan ke pihak manajemen dan para pemakai yang memiliki
otorisasi.
4. Integritas (integrity). Pemrosesan
sistem bersifat lengkap, akurat, tepat waktu dan diotorisasi. Sebuah sistem
dikatakan memiliki integritas apabila dapat melaksanakan fungsi yang
diperuntukkan bagi sistem tersebut secara keseluruhan dan bebas dari manipulasi
sistem, baik yang tidak diotorisasi maupun yang tidak disengaja.
Bagi setiap prinsip keandalan di atas,
tiga kriteria berikut ini dikembangkan untuk mengevaluasi pencapaian
prinsip-prinsip tersebut.
Evolusi Sistem Informasi Berbasis Komputer
Fokus Awal Pada Data
Pada awal
abad ke 20 pemakaian komputer terbatas hanya untuk aplikasi akuntansi dan
digunakan nama EDP yang merupakan aplikasi sistem informasi yang paling dasar
dalam setiap perusahaan. Sekarang kita menggunakan istilah SIA untuk
menggantikan EDP.
Fokus
Baru Pada Informasi
Konsep
penggunaan komputer untuk mendukung sistem informasi manajemen mulai
diperkenalkan pada tahun 1964 oleh para pembuat komputer. Konsep SIM menyadari
bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan
informasi manajemen.
Fokus
Revisi Pada Pendukung Keputusan
Sementara
SIM terus berkembang dalam menghadapi kelemahan-kelemahannya, muncul pendekatan
baru dengan nama DSS, yaitu sistem penghasil informasi yang ditujukan pada
suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer.
Fokus
Sekarang Pada Komunikasi
Penerapan
OA (Office Automation) untuk memudahkan komunikasi dan peningkatan
produktivitas diantara para manajer dan pekerja kantor lainnya melalui penggunaan
alat-alat elektronik.
Fokus
Potensial Pada Konsultasi
Saat ini
sedang berlangsung gerakan untuk menerapkan Kecerdasan Buatan (
I) bagi
masalah-masalah bisnis. Ide dasar dari AI adalah bahwa komputer dapat diprogram
untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia.
Definisi
SIA :
Suatu
komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah,
menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan
yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern.
Karakteristik
SIA yang membedakannya
dengan subsistem CBIS lainnya :
1. SIA melakasanakan tugas yang diperlukan
2. Berpegang pada prosedur yang relatif standar
3. Menangani data rinci
4. Berfokus historis
5. Menyediakan informasi pemecahan minimal
Perbedaan
SIA dan SIM :
· SIA mengumpulkan mengklasifikasikan,
memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan sedang
· SIM mengumpulkan mengklasifikasikan,
memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua
tipe informasi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar